Sunday, 4 January 2009 - 3:08 am

Masih Adakah Hati Nurani Di Sana (Juga Di sini)?

Sudah lebih dari sepekan, Israel kembali membombardir Palestina. Beritanya bisa dicermati di berbagai media, atau bisa juga disimak di sini, di sana, atau di mana-mana.

Bukannya sok perduli atau sok apalah. Aku nulis begini karena aku tercengang banget ketika aku chat dengan salah satu temen, kemaren pagi (03/01). Sebuah obrolan chat yang ndak penting, yang membuatku pengen mengajak semuanya yang masih punya hati nurani untuk perduli. Perduli dengan penderitaan yang saat ini sedang menimpa saudara kita di belahan bumi yang lain. Sebuah negeri di daratan jazirah Arab, PALESTINA.

Keperdulian seperti apa yang harus kita tunjukkan?
Aku sendiri sebenarnya masih bingung untuk menjawab hal itu. Apakah kita harus pergi ke Palestin untuk langsung membantu? Ataukah cukup dengan kita berdoa untuk saudara-saudara kita yang ada di sana? Yang jelas, kita harus tunjukkan keperdulian kita kepada mereka. Bukan malah sibuk dengan kepentingan sendiri.

Hari gini, bukan jamannya lagi untuk egois, memikirkan kondisi bangsa kita yang sudah carut-marut. Walaupun memang kondisi bangsa kita demikian, tapi ini tidak akan banyak berdampak secara langsung terhadap kemaslahatan manusia dalam jumlah yang sangat besar. Di samping itu, apakah kita masih rela melihat pembantaian yang tidak manusiawi terjadi?

Bantuan sekecil apapun yang kita berikan akan sangat berarti bagi mereka yang saat ini sedang membutuhkan. Walaupun itu sekedar doa, sumbangan seribu atau beberapa ribu rupiah. Toh juga kita gak mungkin kalau kita ingin berjihad ke sana.

Aku mendapat sebuah SMS dari salah satu teman calon istriku. SMS tersebut berisi ajakan untuk menyumbangkan sedikit harta kita melalui MER-C; Sebuah lembaga kesehatan yang saat ini sudah mengirimkan relawannya ke daerah Gaza. Silahkan buka di sini, jika ingin memberikan sumbangan melalui lembaga MER-C ini.

“Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran maka rubahlah dengan tanganmu, jika tidak mampu merubahnya maka dengan lisannya dan jika tidak mampu merubahnya maka dengan hatinya dan itulah batasan iman yang paling lemah” [Hadits Riwayat Muslim]

There Are 6 Responses So Far. »

  1. ya masih ada to boss,disana kn masih ada manusia n mahkluq hidup yg lain.mereka punya hati, itu lho tetangganya jantung,hati dibagi beberapa bagian, nah yg tiap hari n tiap detik tengkar dg kita kn nurani itu.kculai jk tinggal BOM ama senapan mungkin g ada nurani disitu hehehe.

  2. ni pesan lengkapnya
    “medical emegency Rescue Committe(mer-C)
    akan mengirim bantuan tim medis ke palestina.

    bantu palestina min Rp.10.000 ke rekening BCA:6860153678
    BSM:0090121773
    MUAMALAT:3010052115
    atau ketik MERC PEDULI ke 7505 untuk Rp.5000/sms

  3. Brangkat kesana? gak mungkin, lha wong kita gak punya kemampuan dan/ ato senjata.

    Nuntut pemerintah buat kasih bantuan kesan? Bisa juga. Tapi apa mau?..

    Wes, kita bantu semampunya ja. Mampu brangkat ke sana, ya brangkat. Mampu kasih harga, ya diti2pkan sapa gitu. Kalo mampunya cuma doa? ya gak apalah, kan itu selemah2nya iman. Daripada cuma berdiam diri melihat kemungkaran..

  4. Selalu ada jalan menuju kebaikan

  5. semoga hati nurani jualah yang akan mengetuk PBB. :(

  6. Kami akan menyumbang lewat yayasan kami, silahkan kunjungi yayasan kami di http://www.faithfreedom.com/indonesia

Post a Response

* required

Toserblog Free Wordpress Themes

Tutorial Bisnis Online